Pages

Monday, March 25, 2013

Weekend Getaways - Pulau Putri

Sudah agak lama kami sekeluarga tidak berjalan - jalan, hmm sebetulnya tidak lama juga sih, terakhir kali Januari kemarin, Belitong Trip with best friends. Februari bulan sibuk, Maret apalagi, ditambah ada rencana trip minggu kemarin yang akhirnya gagal. Jadi sepertinya sudah sepantasnya kami jalan - jalan kan..hore :)

Kalau ada rencana liburan sepertinya Cici yang paling senang. Apalagi dengan peraturan baru yang dibuat Cici : " Bunda kerja 1 hari, liburannya 5 hari". Bunda juga mau Ci hehe.

Akhirnya hari minggu kemarin kami pergi juga, walaupun lagi - lagi karena urusan pekerjaan alias survey. Tetapi namanya kerja jadi trip organizer, I proudly say that my job is better than your holiday haha. Kapan lagi coba jalan - jalan gratis dan dapat penghasilan. 

Singkat cerita hari Minggu kemarin kami semua bangun sangat pagi, selepas Shubuh kami sudah duduk manis dalam mobil menuju Marina, Ancol. Sampai - sampai kelupaan bawa tas kamera yang sudah disiapkan di meja tamu, mau kembali ke rumah juga serba salah, takut telat. Ya sudahlah, kita berdayakan saja kamera HP. Ternyata jalanan sepiii sekali, lancar jaya, 40 menit saja dari Bogor coret sampai ke Marina. Bayar tiket masuk Ancol IDR 20,000 per mobil dan IDR 15,000 per orang, gratis untuk usia 2 tahun ke bawah.

Sejujurnya ini adalah kunjungan kami ke Ancol setelah 5 tahun lebih, sepertinya kunjungan terakhir kami waktu jaman pacaran dulu, tahun 2008, main ke Dufan bersama 14 teman lainnya. Jadul sekali bukan, akhirnya kemarin kami sempat kebingungan mencari jalan menuju Marina. Untung ngga pakai nyasar, jam 06.30 kami sudah tiba di Marina Pier 9, dermaga untuk menuju Pulau Putri.

Marina Pier 9, Ancol
Pulau Putri merupakan salah satu pioneer resort di Kepulauan Seribu. Berdiri sejak tahun 1973 dan hingga kini masih merupakan salah satu pulau favorit di Kepulauan Seribu. Saat ini Pulau Putri menyediakan paket menginap (full board) yang harganya dimulai dari IDR 1,500,000 per orang untuk kunjungan 2 hari 1 malam weekday. Cukup mahal memang, tetapi ini sudah all in termasuk transportasi PP, akomodasi, 4x makan, sunset cruise, glass bottom boat, pemakaian kolam renang dan juga kunjungan ke under sea tunnel aquarium. Cukup menarik bukan. 

Kapal ke Pulau Putri berangkat setiap jam 8 pagi. Kali ini kapal yang kami tumpangi cukup besar : Princess Island 2 yang kapasitasnya 90 orang. Kapalnya bagus dan bersih, di dalamnya terdapat kursi kursi nyaman yang berbaris menghadap ke depan. Terdapat 2 toilet duduk yang bersih walaupun sayangnya airnya tidak mengalir. Cukup menyenangkan walau tidak terdapat AC, tenang saja, buka jendela lebar - lebar saja, sejuk sekali. Untuk keperluan keselamatan terdapat dua sekoci penyelamat kapasitas 15 orang, fire extinguisher dan juga life jacket sesuai jumlah penumpang. Impressive.

Princess Island 2
di dalam kapal
Perjalanan ke Pulau Putri ditempuh selama 1.5 jam. Sepanjang jalan ternyata cukup menyenangkan, kami melewati beberapa pulau kecil dengan pasir putih yang cantik. Lautnya ternyata cukup bersih, walaupun dengan mudah ditemukan botol plastik, kaleng, dan berbagai sampah lainnya. Kapal kami kosong sekali, selain kami bertiga hanya ada 3 penumpang lainnya yang merupakan pegawai Pulau Putri. Leluasa Cici bermain di dalam kapal.

Tepat jam 9.30 Princess Island 2 tiba di Pulau Putri, penuh semangat Cici turun sambil membawa tasnya. Dermaganya ramai, ternyata banyak juga pengunjungnya. Kesan pertama saya adalah rapih dan bersih, walaupun memang tidak bisa dipungkiri ini adalah resort tua, hampir 40 tahun usianya. 



Kami disambut oleh Mas-Mas yang mengantar kami ke front office yang terletak cukup dekat dari dermaga. Bekerja sebentar dan selesai sudah, saatnya bermain :D. Oiya, di Pulau Putri ini terdapat 70 cottage, banyak juga. Air tawar diperoleh dengan mengebor air tanah, sedangkan listrik dari genset. Semua bahan makanan dibawa dari darat, dan semua pekerja tinggal di pulau. Akhirnya terjawab sudah kenapa harga paket di sini cukup mahal, biaya lain - lainnya itu yang mahal. Secara rutin mereka harus membeli solar dalam jumlah besar untuk mencukupi keperluan listrik di sini. 

Kunjungan bermain kami yang pertama adalah ke under sea tunnel aquarium yang terletak di sebelah dermaga. Untuk memasukinya kita harus menuruni tangga memutar sedalam 2 meter, ada dua pintu masuk di kanan dan di kiri. Aquariumnya sendiri pendek saja, sekitar 12 meter. Cukup menarik, banyak ikan yang bisa dilihat disini, walau terumbunya sebenarnya tidak begitu bagus.

bagian dalam under sea tunnel aquarium
tampak luar under sea tunnel aquarium
Setelah puas menikmati tunnel kami diajak naik glass bottom boat untuk melihat kehidupan bawah air di sekitar Pulau Putri. Kapalnya sendiri cukup bagus, bersih dan terawat, sayangnya tidak demikian dengan kehidupan di bawah airnya. Hampir 95 % terumbunya mati, tidak ada warna - warni cantik yang terlihat, terdapat ikan dalam jumlah banyak, jenisnya pun beragam, tetapi ya itu, terumbunya sudah mati. Sayang sekali. Kecewa memang, saya tidak tahu, bila aktifitas glass bottom boat ini ikut andil dalam matinya terumbu itu ya sebaiknya dihapuskan saja ya. Lebih baik menikmati keindahan bawah lautnya dengan cara lain. My two cents.

di dalam glass bottom boat
tak cantik lagi :(
Menjelang tengah hari kami sudah duduk - duduk di pinggir pantai. Menyenangkan juga ternyata, sedangkan Cici sibuk bermain di laut, sibuk mencari kerang yang sangat sedikit. Selepas makan siang yang lezat kami bersiap pulang ke Jakarta. Singkat sekali memang, tetapi Cici happy, makan banyak sekali, bermain, mandi dan tidur siang di kapal. Perfect weekend getaway...gratis :D

All photos were taken by my husband - Helmy Noermawan. Credit is required if you want to use those in yours. Thank you.

2 comments:

  1. yang bikin perfect nampaknya ke-gratis-annya itu ya, May... :D
    Aku malah paling takut kalo disuruh naik kapal. Jadi (baru) 2 kali ke pangandaran ngajak anak2, dan belum sekalipun ngijinin mereka naik perahu.. *emak2 paranoid alert* :D

    ReplyDelete
    Replies
    1. haha Mba Fitri tau aja :D
      Naik kapal seru Mba, besok besok aku cerita pengalaman kita wisata ombak di Selat Sunda ya :)

      Delete