Pages

Showing posts with label cici. Show all posts
Showing posts with label cici. Show all posts

Tuesday, May 20, 2014

Cempaka School Appreciation Day 2014

Maafkan kalau tulisan kali ini sedikit lebay. Maklum saya agak agak norak dan gampang sekali terharu untuk hal remeh temeh kaya begini.

Jadi ceritanya Mother's day di Malaysia diperingati setiap tanggal 11 Mei, sedangkan Teacher's day diperingati setiap tanggal 16 Mei. Untuk memperingati kedua acara tersebut diadakanlah Appreciation Day di sekolahan Cici, Cempaka School.

Acaranya jam 1 siang kemarin, saya sangat ingin datang. Hampir tidak jadi karena ada meeting penting lepas lunch, untung last minutes di postponed oleh Encik Boss. Berkali - kali Cici bertanya apakah saya akan datang menonton atau tidak..hu hu mengingatnya saja saya jadi terharu. Alhamdulillah kemarin saya bisa datang, senang sekali rasanya, penasaran ingin melihat penampilan Cici dan teman - teman.

Cici sebetulnya termasuk anak yang extrovert, tapi saya sadari dia sebetulnya kurang menyukai tampil di depan umum. Keturunan bundanya banget haha, senangnya di belakang layar. Tapi alhamdulillah perkembangannya sekarang sangat pesat. Cici tumbuh menjadi anak yang lebih percaya diri, walau tetep dasarnya ga suka tampil :p

Appreciation Day dilaksanakan di hall sekolah. Ketika kami masuk ruangan besar ini sudah hampir penuh. Semua anak dari kelas TK sampai SMA berkumpul disini, berisikk pastinya, khas anak - anak. Saat kebingungan mencari tempat duduk ada seorang anak laki - laki berjas hitam menunjukkan tempat duduk untuk kami. Keren ya, mereka ceritanya anak - anak dari Prefect's Board. Kalau di Indonesia seperti OSIS gitu kali ya.

Prefect's Board menjaga pintu
Tepat pukul 1 acara dimulai, MC nya dari anak - anak sendiri, 2 anak SMP. Suaranya bagus banget, beneran saya kagum dengan mereka. Semoga Cici kelak bisa seperti mereka :). Penuh percaya diri mereka mengucapkan ucapan selamat datang untuk sesama student, guru dan orang tua. Kemudian membacakan pidato singkat sebagai apresiasi untuk guru dan semua orang tua.

duet MC keren
Selepas pembukaan para Guru naik ke panggung, menyanyikan lagu sekolah Cempaka. Dari pertama mendengar saya suka sekali lagu ini. Semua dipersilakan berdiri dan menyanyikan lagu ini bersama - sama. Liriknya mengena sekali, sesaat saya merasa sedang duduk di Sabuga dan diwisuda kembali :)

Inti appreciation day adalah pertunjukan seni dari seluruh siswa. Bergantian setiap kelas atau gabungan kelas tampil di panggung. Ada yang bernyanyi, membaca puisi, seru.

Terima Kasih Cikgu dari anak - anak tahun 3,4 dan 5
Manis - manis ya :)
Cici bersama teman - teman sekelas di Pre Reception bergabung dengan kelas Playgroup dan Reception. Mereka membaca puisi berbahasa Inggris dengan judul Mother, menyanyi lagu bahasa Malaysia berjudul Hari Pertama Masuk Sekolah dan lagu bahasa Mandarin berjudul Shi Shang Zhiyou Mama Hao (On Earth Only Mom Is Great). Ih banyak ya, tapi alhamdulillah sepertinya semua hapal. Seru sekali melihatnya, anak - anak kelas Reception sampai ada yang menari - nari. Alhamdulillah, kerja keras Cici berlatih setiap hari berbuah manis, peformance-nya sungguh cantik. Meleleh melihat mereka semua menyanyi dengan semangat.

Cici dan teman - teman
Kelas anak besar tentunya bagus sekali, pertunjukan cantik ini ditutup dengan duet anak SMP yang sungguh manis, bernyanyi dan bermain gitar. Baguss banget.

Di penghujung acara ada speech dari Dato' Freida Pilus, beliau adalah founding mother Sekolah Cempaka. Kali ini beliau ditemani anak laki-lakinya yang keempat.

Dato' Freida Pilus and son
Anak Dato' Freida bercerita terlebih dahulu, mengenai seorang anak lelaki yang tidak suka pelajaran Science. Si Naughty Boy selalu mendapat nilai yang jelek. Peraturannya bila ada anak yang mendapat nilai kurang maka ia harus mengikuti kelas tambahan. Duh males ya. Hingga suatu hari anak tersebut berhasil mendapatkan nilai 86, senangnya bukan kepalang. Hari itu ia terbebas dari pelajaran tambahan dan bisa bermain bola sepulang sekolah. Sore harinya, sambil membawa bola ia datang ke kelas, maksudnya mungkin mau gangguin teman - teman kali ya, kan naughty boy :). Hingga Ibu Guru Science kemudian menegurnya dan mengajaknya ikut kelas tambahan. Tentu saja si boy menolak, kan sudah dapat 86. Di luar dugaan Ibu Guru menjawab : Yes, but you can do better ! Mungkin semacam man ja da wa ja da, akhirnya jawaban Ibu guru tersebut menjadi mantra. Mantra yang membuat si boy tidak cepat merasa puas, selalu mau memperbaiki diri. Dan mudah ditebak dong, si boy itu adalah anaknya Dato' Freida. Nice story.

Speech Dato' Freida juga tak kalah menarik. Beliau bercerita bahwa sesungguhnya orang tua dan anak, keduanya akan sama - sama terus belajar. Keduanya harus saling membantu, hand in hand..suka banget mendengarnya.

Jam 2.30 akhirnya acara berakhir, 1.5 jam yang menyenangkan. Di akhir acara ada kejutan kecil, semua yang hadir diminta berdiri dan menyanyi lagu kebangsaan Malaysia - Negaraku haha. PR nih ngajarin Cici lagu Indonesia Raya yang panjang sangat itu.

Indonesia Raya Negaraku
Dear Cici, Bunda suka banget sekolah Cici, boleh ikut ngga :)

Friday, April 18, 2014

Lagi - lagi Pemaksaan Hobby - Climbing Class

Hore hari Jumat, tetep ya..selama masih berstatus pegawai ya namanya hari Jumat pasti dinanti - nanti. Weekend ini alhamdulillah agak santai. Bisa simpan handphone jauh - jauh atau dimatikan sekalian. 

Cici hari Senin depan sudah sekolah lagi, term break selama 2 minggu lumayan membuat Bunda-nya santai. Bisa bangun lebih siang haha. Senin depan harus nyubuh lagi.

welcome climbers

Selama term break ini Cici ikut climbing class, tempatnya di Putra Jaya Challenge Park. Kenapa ? soalnya kami ngga pergi kemana - mana selama Cici libur sekolah. Kasihan juga kalau hanya di rumah, pasti cepet bosan dan kebanyakan nonton TV atau main games.

Putra Jaya Challenge Park ini di klaim sebagai best extreme facilities di Asia. Luasnya 30 hektar, dan selain indoor wall climbing complex ada juga mountain bike trail dan skate park & thrill park. Bagus banget, kapan ya Indonesia bisa buat seperti ini. Biaya masuknya pun murah, 6 ringgit saja per orang. Kalau tidak punya peralatan bisa sewa, harga sewanya pun tidak terlalu mahal. Menyenangkan ya.

bagus bangett kann..

Kami berkunjung kesana untuk pertama kali sekitar 3 minggu yang lalu, hari Minggu siang. Ramai sekali disana, orang berlatih memanjat, mulai dari ABG, Bapak bapak, Ibu Ibu sampai anak - anak kecil. Terharu lihatnya. Bahkan sepertinya Challenge Park ini suka dijadikan tempat piknik. Kami bertemu dengan rombongan keluarga besar yang botram haha, beres panjat - panjatan bekal makanan pun dibuka dan makan sama - sama.

happy climber

Nah kelas climbing Cici terdiri dari 4 pertemuan, sendirian saja. Setiap pertemuan sekitar 1 jam, kadang - kadang lebih. Selain belajar bouldering, Cici juga belajar memanjat roof top, belajar membuat simpul, menyenangkan sepertinya. Paling senang kalau Cici pulang latihan, pasti jadi cape dan akhirnya makannya banyak.

bersama Cikgu

Sekarang tinggal satu pertemuan lagi, setelah itu Cici mungkin kembali ke Mad Monkeyz dulu saja, sesekali boleh lah ke Putra Jaya. Kalau ada anak - anak yang tinggal di Kuala Lumpur dan suka manjat - manjat juga, boleh dong kontak Cici. Cici pasti senang kalau ada teman latihan bersama.

Pesan sponsor : Bapak Mentri, Bapak Ibu anggota DPR yang terhormat, kalau mau studi banding ga usah jauh - jauh Pak. Naik Air Asia promo aja ke Malaysia. Ngiler ngga sih lihat fasilitas olahraga untuk umum yang ada disini. Semua gratis, kalaupun bayar pasti murah sekali. Lapangan sepak bola dimana - mana. Taman bermain luas dan nyaman. Daripada dibuat mall mendingan buat lapangan sepak bola Pak, biar pada ngemall di lapangan. Katanya dalam tubuh yang sehat terdapat jiwa yang kuat lho, jadi biar negara kita benar, ayo pada olahraga :)



Wednesday, April 2, 2014

Day 3 - Cempaka School Chinese New Year Celebration

Penduduk Malaysia terdiri dari 3 etnis utama : Malay, Chinese dan India. Awalnya saya tidak terlalu memperhatikan, tetapi ternyata setiap isi form akan ada 3 pilihan etnis tersebut.

Konsekuensinya banyak, yang paling menyenangkan tentunya urusan liburan. Semua hari raya dari 3 etnis tersebut akan jadi tanggal merah, asik kan.

Sekolah Cici disini pun menganut paham yang sama, di sekolah pun diadakan perayaan untuk semua etnis. Salah satunya ya Chinese New Year. Jauh - jauh hari kami diberitahu bahwa Cici akan pentas dalam perayaan tahun baru tersebut, ga tanggung - tanggung ternyata Cici akan menyanyi lagu berbahasa Mandarin : He Xin Nian alias Happy New Year !

Suatu hari Cici pulang ke rumah membawa selebaran lagu ini, tulisannya Mandarin tapi ada huruf latinnya. Penuh semangat Cici menyanyi, ternyata di sekolah mereka rutin berlatih.

Saat perayaannya sayang saya tidak bisa datang, menurut suami acaranya seru. Banyak sekali orang tua yang hadir dan ternyata semua kelas tampil. Alhamdulillah Cici tidak demam panggung, penuh semangat Cici bernyanyi  tidak lupa dengan kostum Cheongsam merahnya haha.

He Xin Nian ya Ci !

Mulan Medley dari Primary School Students
Cici Amoy

Day 2 late post - Good Bye Sekolah Karakter

Salah satu hal yang membuat kami sedih meninggalkan Jakarta sebenarnya sederhana, sekolahan Cici. Sudah 1.5 tahun Cici bersekolah di Karakter, dan Cici sangat bahagia sekali. Ibu Bapak Guru yang baik - baik, teman - teman yang seru dan pastinya pengalaman belajar yang luar biasa.

Rencana kepindahan sudah kami sampaikan kepada Ibu Tia sejak bulan September, Ibu Tia pun dengan tekun mendukung dengan cara memberi tahu Cici secara tidak langsung bahwa Cici akan pindah sekolah, bahwa di sekolah yang baru nanti Cici harus berteman dengan siapa saja, tidak pilih - pilih teman dan lainnya.

Beberapa orang tua murid yang cukup dekat sudah kami beritahu juga jauh - jauh hari. Tapi tetep, ternyata di hari terakhir sekolah itu saya menangis, entah kapan kami bisa kembali lagi disini.

Seminggu sebelum hari terakhir sekolah teman - teman Cici berkunjung ke rumah, home visit. Sengaja saya pilih di bulan Desember agar sekalian perpisahan Cici dengan teman - teman. Cici seperti biasa sangat senang kedatangan tamu, mulai dari bangun sangat pagi, membantu menyiapkan kue sampai menjemput teman - teman di gerbang cluster.

Teman - teman, Bapak Ibu Guru, terimakasih banyak untuk persahabatannya, bimbingannya selama ini. Semoga Allah SWT mencatatnya sebagai amal kebaikan.

Nah Ci, ini beberapa foto dari teman - teman dan Ibu Bapak Guru. Bunda simpan disini biar Cici tidak lupa ya

hari terakhir di sekolah Karakter (13 Desember 2013) bersama teman - teman TKA Baik Hati
Naswa - Bu Tia - Cici - Pak Singgih
Cici dan teman - teman sekelas pentas seni, menyanyikan lagu Laskar Pelangi, juara 1 hehe

Saturday, November 16, 2013

Mencari Sekolahan

H- beberapa belas dan semua belum beres haha. Ini beneran mau pindah cowboy banget deh. Banyak sekali sebetulnya urusan yang harus dibereskan, tapi sepertinya baru sedikit yang selesai.

Salah satu yang biking pusing 7 keliling adalah urusan mencari sekolah, dan soal sekolah ini pulalah salah satu hal yang membuat kami sedih meninggalkan Jakarta. Sekolah Cici yang sekarang : IHF Karakter benar - benar pas di hati. Sampai - sampai Cici pernah memohon untuk mengajak teman - teman dan Ibu-Bapak Guru pindah ke Kuala Lumpur. Yukkk Bunda setuju :)

Salah satu hal yang pasti akan dirindukan Cici - Sekolah Karakter, September 2012

Bila di sini saya tidak pernah melirik yang namanya international school, tapi di Kuala Lumpur mau ga mau sepertinya itu pilihan yang cocok untuk Cici saat ini. Karena beberapa hal, soal kurikulum adalah salah satunya. Kurikulum nasional Malaysia memulai tahun ajarannya di bulan Januari dan usia masuk SD adalah 5 tahun. Sepertinya agak sulit diterapkan dalam kasus Cici. Kami mungkin tidak menetap selamanya di Kuala Lumpur, ketika pindah nanti mungkin akan jadi masalah, bisa jadi Cici harus downgrade class atau malah upgrade yang biasanya sulit terjadi.

Alasan kedua adalah soal bahasa, bahasa pengantar di sekolah nasional adalah Bahasa Melayu, walaupun memang porsi Bahasa Inggrisnya juga banyak. Sepertinya tidak untuk Cici :D. Alasan ketiga adalah ogah rugi haha, alhamdulillah Cici dapat beasiswa alias uang sekolahnya dibayarin. Jadi kok merasa sayang, ayolah kita manfaatkan Ci.

International school itu ternyata macam - macam ya. Haduh kemana aja ya selama ini, soalnya aku cinta IHF Karakter, ngga perlu kurikulum - kurikulum itu. Tapi sekarang marilah kita tengok satu - persatu.

British National Curiculum
Sesuai namanya, ini adalah sekolah yang menganut kurikulum British. Ada banyak sekali pilihan : Alice Smith, British International, Cempaka, Garden International, banyakkkkk. Jadi katanya kurikulum ini memang kurikulum standard yang banyak dipakai oleh ratusan sekolah di dunia. Nah katanya lagi, dengan memilih kurikulum ini kita bisa memastikan Cici kalau pindah sekolah kemana aja bakalan diterima, InshaAllah. Kelebihan lainnya adalah soal cara mengajar : Teaching and learning is enquiry based with an emphasis on problem solving and aims to build up pupils' abilities as learners. Salah satu point positif yang saya pelajari dari rekan - rekan kerja asal UK, mereka memang cenderung menjadi seseorang yang senang belajar ya, rasa ingin tahunya besar, tahu segala macam dan senang sekali berdiskusi alias cerewet haha.

North American Curiculum
Sesuai namanya ini adalah kurikulum Amerika. Di Kuala Lumpur tidak terlalu banyak pilihannya, ada ISKL dan Mont Kiara. Saya tidak tahu persis apa bedanya dengan British Curiculum, tetapi hasil google testimoni orang tua yang Non American, sepertinya sekolah ini cenderung santai, tuntutan akademik tidak terlalu besar. Mereka lebih percaya belajar dari proses dan pengalaman. Asik ya.

Australian Curiculum
Hanya satu sekolah di Kuala Lumpur dengan Australian curiculum, AISM namanya. Tidak banyak yang saya ketahui mengenai kurikulum ini. Tapi katanya kalau mau anak kita jadi seneng olahraga, masukin aja deh ke sekolah ini. Dijamin mereka jadi suka banget kegiatan outdoor, sport maniac..Australia banget.

Islamic Curiculum
Nah mungkin namanya kurang pas ya, karena sebetulnya sekolah - sekolah ini juga mengkombinasikan kurikulum lainnya. Satu yang pasti, porsi Islamic studiesnya jauh lebih banyak. Bahasa pengantarnya juga bahasa Inggris. Ada beberapa sekolah : International Islamic School, Adni Islamic School, International Modern Arabic School, dan beberapa lainnya.

Nah kata pepatah semakin banyak pilihan itu semakin pusing adalah benar saudara. Kami bingung menentukan pilihan. Akhirnya kami mencoba membuat beberapa kriteria wajib, antara lain : ada bis sekolah, fee terjangkau (jadi ya walaupun dibayarin tetep ada plafonnya hiks), ada pelajaran Agama Islam dan ada papan panjat. Yang terakhir adalah keinginan orang tua Cici yang ingin memaksakan hobby haha. Tapi sebetulnya bukan papan panjat aja sih, ada fasilitas sekolah yang baik, ada playground, ada kolam renang pasti lebih baik.

Pilihan kami akhirnya jatuh ke MIGS, ADNI, Cempaka, Alice Smith dan British International. Dua sekolah yang terakhir sebetulnya tidak ada pelajaran agama, tapi kami pilih karena membaca testimoni yang bagus dan karena si British International seragamnya kerennnn. Walaupun sebenarnya juga over budget, kami harus nombok. Ternyata banyak minusnya ya, tapi dasar manusia, sempat beberapa saat kami ingin sekali Cici masuk kesana. Walaupun di dalam hati ada kekhawatiran, bagaimana dengan pelajaran agamanya, dan yang langsung dibenarkan dengan : nanti kita panggil guru ngaji ke rumah. Tapi Allah memang maha besar, alhamdulillah kami dituntun ke jalan yang lurus. Alice Smith dan British International semuanya penuh, waiting list-nya belasan dan ternyata mereka lebih mengutamakan anak - anak berwarganegara UK atau negara - negara commonwealth. Hmm baiklah. Say goodbye to them.

ADNI terpaksa kami coret dari daftar, mengingat ADNI mengikuti tahun ajaran Malaysia yang dimulai di bulan Januari, walaupun kurikulumnya adalah kurikulum Singapura. Selain itu juga waiting list dong. Haduh ini sekolahan kenapa penuh semua ya.

Alhamdulillah akhirnya ada kesempatan untuk Cici. MIGS dan Cempaka masih ada tempat. MIGS ini sekolah favoritnya orang Indonesia hehe, setidaknya ada beberapa teman saya yang menyekolahkan anaknya disana. Konon kurikulumnya bagus, uang sekolahnya tidak terlalu mahal, ada pelajaran agama Islam tapi sayangnya fasilitasnya minim. Cempaka ini private school yang kemudian berkembang menjadi international school. Fasilitasnya oke banget, terharu deh melihatnya. Kurikulumnya bagus, terkenal sebagai sekolah yang akademik tapi tetap seimbang dengan kegiatan ekskulnya yang banyak, dan yang pasti ada pelajaran agama di sekolah.

Kedua sekolah tersebut belum pernah kami lihat secara langsung. InshaAllah minggu depan Cici akan trial session di MIGS dan 2 minggu berikutnya entrance exam di Cempaka. Ada testnya lhoooo, haduh ini malah Emaknya yang panik. Iya, jadi rata - rata semua sekolah ada entrance exam dan interview session, saya belum tahu bagaimana bentuknya, semoga Cici bisa melaluinya dengan baik. Ya Allah, tunjukkan tempat yang terbaik untuk Cici, amin. Doakan kami ya teman.

Cempaka School at Cheras, source : www.cempaka.edu.my
ps : kalau Bunda-nya Cici pengennya Cici sekolah di Cempaka :). Kalau itu baik tolong mudahkan ya Allah. Amin


Thursday, April 11, 2013

Jalan - Jalan Seru ke Belitong


Salam kenal dari Bunda May dan Cici, kali ini kami mau bercerita mengenai jalan - jalan seru Cici ke Belitung. Cici suka sekali jalan - jalan, apalagi kalau ramai - ramai seperti kali ini.

Bulan Januari lalu kami jalan - jalan ke Belitung. Nah Belitung itu adalah sebuah pulau kecil yang berada di utara pulau Sumatra. Kami naik pesawat dari Jakarta, sebentar saja, tidak sampai 45 menit sudah tiba. Kali ini  rombongan kami banyak, ada 5 keluarga plus 1 Om, jadi totalnya ada 11 orang dewasa dan 8 anak - anak. Liburan kali ini pasti seru.

Pagi - pagi sekali kami sudah berkumpul di bandara Soekarno Hatta. Hampir semua anak kecil kostumnya masih baju tidur :D. Tadinya Cici masih mengantuk, tetapi langsung hilang kantuknya waktu bertemu dengan Kakak Djena dan Kakak Lea. Asik sekali main bersama mereka.

Jam 7.30 pagi kami sudah mendarat di Belitung. Bandaranya kecil lho, sampai - sampai kami bisa berlari - lari di lintasan pesawat. 

Perkenalkan, ini Cici - Kakak Djena dan Kakak Lea
Dari bandara kami langsung ke hotel tempat kami menginap. Hotel Martani namanya. Ini hotel yang pertama kali berdiri di Belitung. Bangunannya masih bangunan tua, tapi semuanya masih terawat. Setelah menaruh tas kami langsung pergi lagi. Kami mau sarapan Mie Belitung Atep yang terkenal itu. Pas sekali, kebetulan Cici sudah lapar.

Warung mie-nya sederhana saja, dan saat itu memang sedang ramai sekali. Akhirnya kami dipersilakan duduk di dalam, masuk ke dalam rumah. Lucu ya, serasa makan di rumah Nenek jadinya. Mie Atep itu rasanya enak sekali. Kuahnya kental dan ada udangnya. Semua suka, sampai - sampai banyak yang tambah lagi. Cici juga mencoba minuman khas Belitung yang terkenal, Es Jeruk Kunci namanya. Segar, sampai - sampai semua juga minta tambah lagi. Rombongan kami memang gembul.

Es Jeruk yang segar dan Mie Belitung yang enak
Setelah perut kenyang, tujuan kami berikutnya adalah PANTAI. Hore semua senang, ini dia yang ditunggu - tunggu. Hari ini kami bermain di Pantai Tanjung Tinggi. Pantai yang batunya besar - besar. Ini adalah tempat yang digunakan untuk syuting film Laskar Pelangi. Itu lho yang ada Ikal dan teman - teman loncat dari batu besar. Pantainya asikkk sekali, ombaknya tidak besar, dan pasirnya halus. Cici dan teman - teman bebas berenang tanpa khawatir terbawa arus. Oiya, bermain pasir disini seru sekali lho. Cici membuat istana pasir dibantu oleh kakak - kakak. 

main pasir itu menyenangkan
Sebetulnya belum puas bermain pasir, tetapi Bunda mengajak makan siang dulu. Akhirnya bermainnya berhenti dulu, kebetulan sih, Cici sebenarnya sudah lapar. Ternyata sesudah makan siang lebih seru, kami pindah pantai dan kali ini pantainya panjang sekali. Pasirnya lebih halus tetapi lebih hitam. Om penjaga pantainya juga baik hati, kami boleh meminjam perahu kayak mereka. Asiknya lagi, ternyata laut yang ini juga dangkal. Jadi Bunda memperbolehkan Cici berenang ke tengah bersama kakak - kakak. Cici juga sempat mencoba naik kayak bersama Bunda, tetapi lebih asik berenang. Kakak Abi dan Kakak Jojo sih lebih suka bermain kayak, dan mereka berani sekali, berdua saja naik kayak ke tengah laut. Nanti kalau Cici sudah besar pasti Cici juga berani seperti mereka.

Kakak Abi dan Kakak Jojo bermain kayak sampai ke tengah laut
Hari ini seru sekali, sampai - sampai tidak terasa sudah sore. Setelah mandi kami pulang ke hotel. Cici sudah lelah, sampai ketiduran di mobil. Kakak Djena juga ikut ketiduran. Kami jadi tidak ikut makan duren. Tidak apa - apa, besok pasti petualangannya lebih seru lagi, durennya juga pasti ada lagi.

Hari ke 2 di Belitung adalah hari petualangan yang juga seru. Pagi - pagi sekali kami sudah bangun. Menurut Bunda, hari ini kita akan melihat sekolahnya Ikal, sekolah yang ada di film Laskar Pelangi. Para Om dan Tante dari pagi sudah siap berangkat, mereka bahkan sempat jalan - jalan dulu ke pasar, minum kopi di warung. Anak - anak bermain di hotel saja, Cici belajar membuat pesawat kertas bersama kakak - kakak.

pesawat kertasnya pakai nama, bagus kan
Ternyata perjalanan ke sekolah Kakak Ikal cukup jauh, kami bahkan sempat ketiduran. Sekitar jam 10 siang kami baru tiba di Kampung Gantong. Panas terik sekali. Tetapi halaman sekolahnya menyenangkan, luas sekali. Menurut om supir, sekolah ini bukan sekolah yang sebenarnya. Sekolah yang asli sudah rubuh. Tetapi bentuknya tidak jauh berbeda. Menyedihkan melihatnya, dindingnya dari papan dan bolong - bolong. Di dalam kelas berantakan, kursinyapun banyak yang patah. Untunglah sekarang teman - teman di Gantong punya sekolah baru yang jauhh lebih bagus. Alhamdulillah.

Cici bersama teman - teman di depan SD Laskar Pelangi
Puas bermain di sekolah akhirnya kami ke pantai lagi. Asikkk, semua senang ketika Bunda bilang kita akan ke pantai lagi. Kali ini nama pantainya Tanjung Kelayang. Pasirnya juga putih dan halus, sayangnya ombaknya lumayan tinggi. Untung Bunda masih memperbolehkan Cici berenang, asal dekat kakak - kakak. Di pantai ini kami main pasir lagi, kali ini lebih seru. Kakak Abi mengajarkan cara membuat bendungan dan kolam air. Caranya dengan menggali pasir yang dalam, lalu tunggu saja, nanti kolam ini akan terisi air. Menyenangkan ya.

siap - siap membuat kolam pasir
Hari ini lagi - lagi Cici ketiduran di mobil sehingga tidak makan malam. Padahal Cici lapar sekali. Lagi - lagi Cici juga tidak ikut makan duren.

Hari ketiga adalah hari yang paling seru. Cici jalan - jalan ke pulau naik perahu, kata Bunda istilahnya island hopping. Ada dua perahu kayu, dan anak - anak berkumpul di perahu yang besar. Tidak semua sih, Kakak Jojo dan Kakak Abi memilih perahu yang kecil.

Sebelum naik perahu kami harus memakai pelampung, memakai sun block dan juga berolahraga kecil. Kata Popo agar tidak kram nanti ketika bermain air. Cici menurut saja, lagipula seru, ramai - ramai berolahraga seperti di sekolah, biar sehat.

Kakak Lea sedang dipakaikan sun block agar tidak terbakar kulitnya
Naik kapal itu ternyata seru sekali, ombaknya besar, seperti naik kora - kora jadinya. Pulau pertama kami namanya Pulau Lengkuas, nah di pulau ini ada sebuah mercu suar tua yang cantik. Kami ramai - ramai naik ke atas, 17 lantai seluruhnya. Sebenarnya cape, tapi karena beramai - ramai jadi tidak terasa. Di setiap lantai ada jendela kaca, dan kita bisa melihat pemandangan di luar. Cici paling suka lantai paling atas, disana kita bisa berjalan keluar, ada tempat kecil seperti balkon. Disini tempatnya kalau mau foto yang keren.

Cici di lantai paling atas Mercusuar Pulau Lengkuas
Setelah mercusuar sekarang saatnya bermain di pantai. Pantai lagi ? Iya, Cici dan teman - teman suka sekali pantai di Belitung. Hari ini kakak - kakak dan orang dewasa mau snorkeling. Cici belum bisa, Cici mau melihat saja bagaimana caranya snorkeling. Sepertinya seru.

Kakak Djena dan Bapak sedang snorkeling
Untuk snorkeling kita harus menggunakan masker dan snorkel. Peralatan ini akan membantu kita untuk bernafas di dalam air. Sepertinya memang tidak susah ya. Bunda bilang kuncinya adalah tenang dan tidak panik, kemudian bernafasnya menggunakan mulut. Hmm sepertinya mudah ya, Cici latihan dulu deh. Cici juga ingin melihat ikan - ikan yang ada di bawah laut. Menurut Bunda ikannya banyak sekali dan cantik - cantik.

ini namanya sekolah ikan hehe
Setelah makan siang kami naik perahu lagi, kali ini snorkeling lagi tetapi di tengah laut. Wah Cici jadi tambah kepengen. Senang melihat kakak - kakak bisa snorkeling. Cici kali ini melihat saja di perahu. 

Menjelang sore kami naik perahu lagi ke Pulau Burung, hehe lucu ya namanya. Dinamakan demikian karena disini ada batu yang berbentuk burung. Di sini juga seru, Cici bebas berenang karena airnya tenang sekali, seperti di kolam. Pasirnya juga putih sekali, kalau boleh sih Cici ingin tinggal disini, biar bisa main pasir setiap hari.

Sedang seru - serunya bermain Cici dipanggil Bunda, ternyata kami mau pindah pulau lagi. Aduh kenapa pindah - pindah terus ya. Tetapi kata Bunda di pulau berikutnya ada bintang laut yang besar sekali. Cici pasti suka. Mr. Patrick.

Pulau yang dimaksud Bunda namanya Pulau Pasir. Pulaunya kecil dan hanya muncul ketika air surut. Jadi datangnya harus sore - sore. Nah pulau ini jadi terkenal karena banyak terdapat Mr. Patrick eh bintang laut yang besar. Kita boleh bermain dengan bintang laut ini, tetapi jangan lama - lama, kalau kelamaan nanti bintang lautnya mati. 

Bunda ternyata benar, pulau ini asik sekali. Airnya juga tenang. Cici dan Kakak Lea asik mengumpulkan kerang yang cantik - cantik. Kakak Jojo malah asik berpose dengan Mr. Patrick.

Kakak Jojo dan Mr. Patrick di Pulau Pasir
Tetapi liburan harus berakhir. Kalau boleh memilih pasti Cici ingin tetap liburan, tetapi nanti harus bolos sekolah, ngga seru juga ah. Cici suka sekolah.

Terimakasih Bunda dan Popo untuk liburan kemarin. Ajak - ajak Cici ya kalau Kakak Keke dan Kakak Nai mau liburan ke Belitung. Cici dengan senang hati menemani. Sampai bertemu di liburan berikutnya ya :)

sampai bertemu lagi teman - teman

ps : Bunda May dan Cici mengucapkan selamat ulang tahun untuk Kakak Nai dan Bunda Chi, semoga bahagia selalu.

Wednesday, April 3, 2013

Sekolah Karakter - IHF Foundation

Badan sehat, jiwa kuat, hati bersih daaaaaaan Cerdas
SubhanaAllah, setiap saya mendengar Cici meneriakkan yel yel itu saya selalu terharu. Ini adalah yel favorit Cici, dipelajari di sekolah Cici yang sekarang, di Sekolah Karakter IHF, Cimanggis.

Sekolah Karakter IHF - Cimanggis
Sudah sejak lama saya ingin berbagi cerita mengenai Sekolah Karakter, banyak teman yang bertanya, mohon maaf baru bisa sekarang dituliskan. 

SEKOLAH KARAKTER, aneh memang terdengarnya. Setiap ada teman atau kerabat yang bertanya mengenai sekolah Cici maka komentarnya sama : "Sekolah apa tuh, dimana ? " Komentar lanjutannya juga sama : "Cimanggis ? jauh banget, ga kasian sama anaknya ya, kan cape !"

Saya mengenal sekolah ini dari Mba Nila Dewi dalam family trip kami ke Ujung Genteng, November 2011 lalu. Pucuk dicinta ulam tiba, mendengar ceritanya kami langsung jatuh cinta. Inilah yang kami cari - cari. Saat itu Cici berusia 2.5 tahun dan sudah bersekolah di play group dekat rumah. Terus terang kami kurang sreg di sekolah ini, metode pengajarannya sepertinya kurang cocok untuk Cici. Terlalu sekolah banget :)

Keesokan harinya saya langsung menelpon Sekolah Karakter, ternyata waiting list untuk play group sudah no 57, baiklah tak mengapa. Tak putus harapan saya mendaftar untuk waiting list TK, hore ada kemajuan, no 25. Iseng dan sekalian saya mendaftar untuk waiting list SD, no 1. Hore, baiklah kita lihat saja apakah ada rejeki Cici disini.

Hampir terlupakan dan tiba - tiba di bulan Februari 2012 saya mendapat sms dari Sekolah Karakter, isinya singkat saja : Ayah dan Bunda, silakan melakukan trial untuk Ananda di bulan Maret 2013, informasi lebih lanjut silakan menghubungi no telpon xxxx. Alhamdulillah, ternyata Cici mendapat kesempatan untuk mengikuti trial. Betul - betul di luar dugaan, mungkin karena banyak pendaftar yang mengundurkan diri, dan akhirnya Cici kebagian. Senang sekali rasanya, lebih - lebih dari menang lotre.

Cici mengikuti trial sebanyak 2 kali di bulan Maret 2012, kebetulan saya tidak bisa mengantar dan menunggui Cici selama trial. Jadilah Cici diantar ayahnya dan alhamdulillah Cici sangat mandiri. Saat itu yang paling penting bagi kami adalah Cici tidak protes walau perjalanan ke sekolah jauh dan dia suka. Alhamdulillah dengan mudah Cici beradaptasi dengan lingkungan barunya dan juga tidak protes walau jauh. Hari pertama trial dan Cici langsung jatuh cinta dengan lapangan pasir di sekolah.
Bunda, Cici mau sekolah di sekolah jauh aja, yang ada pasirnya
Tahap selanjutnya adalah pertemuan antara orang tua dan Kepala Sekolah Karakter - Ibu Tika. Intinya pertemuan ini merupakan kesempatan orang tua bertemu dengan pihak sekolah, membicarakan misi dan visi juga membahas hasil trial Cici. Saat itulah saya benar - benar jatuh cinta dengan sekolah ini. Ibu Tika sendiri sangat baik, lembut sekali. Beliau menceritakan observasi yang dilakukan para guru dengan penuh semangat.  Beliau bercerita bagaimana Cici membantu menghibur teman-nya yang menangis ketika trial - so sweet Cici, Cici membantu mengambilkan sandal temannya, dan lainnya. Hal - hal kecil yang membuat saya terharu. Inilah sekolah yang kami cari - cari. Saat itu kami juga mendapat kepastian bahwa Cici dapat bersekolah disini, alhamdulillah. Lega sekali rasanya.

Setelah pertemuan masih ada tahapan berikutnya, seminar pendidikan karakter untuk orang tua siswa baru. Pembicara utama-nya Ibu Ratna Megawangi, pendiri Sekolah Karakter. Dan sungguh ini kedua kalinya saya jatuh cinta dengan sekolah ini. Sesuai temanya, maka seminar ini bertujuan mempersiapkan orang tua untuk menjadi orang tua yang berkarakter. Ibu Ratna berbagi cerita mengenai misi dan visi sekolah Karakter, apa yang diharapkan dari orang tua dan saya tersentil. Sungguh disini saya merasa sangat beruntung, sebetulnya bukan hanya Cici yang bersekolah, di sini kami juga dituntut untuk menjadi orang tua yang lebih baik. InshaAllah.

Setelah penantian panjang inilah hari yang ditunggu. Hari pertama bersekolah, Senin 23 Juli 2012. Saya sengaja cuti hari ini, dan sayangnya Popo ada pekerjaan yang tidak bisa ditinggal. Jadilah saya dan Cici naik taksi ke sekolah. Cici semangat sekali, dengan seragam barunya dan rambut dikucir dua.

hari pertama sekolah di Karakter, anak Bunda sudah besar
Menariknya di pintu gerbang ternyata sudah menunggu para Ibu dan Bapak Guru, menyambut anak - anak di hari pertama sekolah, menyapa anak - anak, menanyakan kabar, sejuk sekali mendengarnya.

welcome greeting from the teachers
Kelas play group di Karakter disebut Kelompok Belajar alias KB. Ada dua kelas dengan frekuensi pertemuan 3x seminggu. Cici masuk di KB Ceria bersama 11 orang temannya dan Ibu Lia, Ibu Novi serta Pak Singgih. Ratio guru dan muridnya 1 : 4, sangat ideal. Waktu bermainnya dari jam 8 - 11.15, menyenangkan. Lucunya para murid dianjurkan tiba lebih awal di sekolah agar bisa bermain dulu. Jam 8 mulai belajar tapi ya sebenarnya bermain juga, bermain sambil belajar. Di halaman sekolah memang terdapat cukup banyak permainan, mulai dari lapangan pasir, main gantungan, perosotan, rumah pohon, semua favorit Cici. Sampai sekarang Cici suka sekolah karena bisa main pasir dan gantungan :D

main gantungan, namanya trademark Cici :D
bermain pasir bersama Ibu Lia dan Leya - new besties
Di hari pertama tersebut saya menunggu Cici sampai selesai sekolah. Penasaran juga ingin tahu seperti apa suasana kelasnya. Ternyata sangat menyenangkan.

Jam 8 pagi semua anak TK dan playgroup berkumpul di halaman, lucu sekali. Ada yang masih menangis ingin ditemani Bunda-nya, ada yang malu - malu dan ada juga yang pemberani dan percaya diri berdiri di barisan. Ibu dan Bapak Guru mengajak anak - anak bernyanyi dengan semangat. Bagaimana dengan Cici ? Anak kecil satu ini sibuk berlari kesana kemari. Bermain :) Sesekali masuk barisan lalu menghilang lagi. Tadinya saya khawatir Ibu Guru akan marah, tetapi ternyata tidak, Ibu Lia malah mengantar Cici bermain pasir..Ibu Guru yang hebat.

sibuk sendiri :)
diantar Ibu Lia untuk bermain pasir
Setelah bernyanyi dan berolahraga kecil, anak - anak masuk ke kelas. Kelas sederhana, penuh warna, tanpa AC dan terbuka. Lagi - lagi hal menyenangkan bukan. Kelas diawali dengan membaca doa bersama, ucapan selamat datang, memperkenalkan diri dan bernyanyi lagi. Senang mendengarnya, entah kekuatan apa yang membuat Ibu Lia, Ibu Novi dan Pak Singgih dapat berbicara dengan santun, lembut dan menghipnotis anak - anak tersebut. Empat jempol untuk Bapak dan Ibu.

Seperti biasa di hari pertama anak - anak masih malu - malu. Beberapa kali Cici melihat saya dan malah ingin keluar kelas. Ada juga beberapa anak yang terus menangis dan minta ditemani Bunda-nya di dalam kelas. Belum lama di kelas dan anak - anak kembali ke halaman. Kali ini Parachute time, wow ini kan kesukaan Cici waktu di kelas Gymboree dulu. Semuanya persis sama, parachute yang sama, lagu yang sama juga bubble. Pandai sekali para guru menarik hati anak - anak. Seketika suasana kelas yang tadinya malu - malu menjadi ramai oleh celoteh anak - anak yang kegirangan, bermain parachute dan bubbles. Cici juga sangat suka.

parachute time
bubbles time, Pak Singgih jadi idola
Puas bermain bubbles dan sekarang saatnya jalan - jalan, tur keliling sekolah. Anak - anak mulai patuh dan dengan semangat berbaris. Menggemaskan memang. Sambil bernyanyi mereka berkeliling sekolah. Ibu Lia memperkenalkan tempat - tempat untuk bermain, kelas kakak TK, tempat mencuci tangan dan akhirnya tur keliling sekolah diakhiri dengan bermain. Bermain lagi ? iya betul kok, sekarang waktunya bermain lagi. Mendengar kata bermain maka Cici langsung berlari dengan semangat, meninggalkan teman - temannya haha.

Cici semangat sekali
Hari yang menyenangkan ini ditutup dengan makan bekal bersama, tidak terasa 3 jam sudah. Sepertinya Cici baik - baik saja dan sangat senang. Beberapa anak masih menangis tetapi banyak juga yang sudah mandiri. Hari yang melegakan, sepertinya kali ini kami tidak salah pilih.

Cici sudah bersekolah 8 bulan di Sekolah Karakter, ia menyukainya, sangat suka. Beberapa kali Cici harus ijin tidak sekolah karena tidak mengantar dan tampaknya ia sangat sedih. Ibu Lia, Ibu Novi dan Pak Singgih sangat baikkkkkk, baik sekali. Sungguh saya belajar banyak mengenai ketulusan dan keikhlasan dari mereka.

Bermain sambil belajar itu sangat efektif lho, alhamdulillah Cici sekarang sudah bisa membaca beberapa kata sederhana, menuliskan beberapa kata yang disukainya, suka menggambar, dan banyak hal teknis yang dulu sempat tertinggal di sekolah lama. Semangat terus ya Cici, yang penting happy dan tentunya berkarakter baik.

Mungkin saya perlu beberapa hari lagi untuk menuliskan testimoni mengenai sekolah ini, tapi nanti disambung lagi saja ya. Yang jelas saya merasa sangat beruntung bisa mengenal Mba Nila, mengenal sekolah ini, Cici mendapat kesempatan bersekolah disini, alhamdulillah. Terimakasih Ibu dan Bapak Guru mari kita   kembangkan semangat anak Indonesia menjadi anak yang berkarakter, dan orang tua berkarakter juga tentunya :)

Tuesday, April 2, 2013

3 years and 9 months

Bulan Maret ini alhamdulillah ada banyak titik terang dan kemudahan. Baby Cici sudah gadis, iya, Cici sudah besar sekali. Sangat pandai berbicara alias ceriwis. Hapalan surat dan doanya juga alhamdulillah bertambah banyak, sholatnya terkadang masih cowboy, tapi ya sudah lumayan.

Kecintaannya terhadap sekolah menjadi - jadi, juga dengan sekolah mengaji, balet dan bahasa Inggrisnya. Cici suka sekali. 

Kami sempat bermain ke pantai dan ke gunung bulan ini. Cici senang sekali, walaupun tidak seperti biasanya, hanya kami bertiga, tidak ada teman - temannya. Tapi Cici tetap menikmati.

Tetap sehat dan bahagia ya Nak, Bunda dan Popo menyayangi Cici.

nongkrong di Marina Pier 9 , Ancol
kostum dan koper tidak sesuai :)
nongkrong lagi di Sukamantri
sesudah flying fox di The Highland Camping Ground

Tuesday, March 5, 2013

Nyam Nyam, Makan itu Menyenangkan

Anak saya Cici berusia 3 tahun 8 bulan. Banyak sekali kegemarannya : menggambar, mewarnai, menyanyi, bermain pasir, berlari dan MAKAN. Ya, makan adalah salah satu kegemaran Cici. Alhamdulillah sejak MPASI hingga kini Cici tidak pernah mengalami kesulitan makan, hampir semua makanan adalah kegemaran Cici.

Nyam - nyam, makan itu menyenangkan
Banyak teman bertanya : "Apa sih rahasianya ?" Dan jawaban asal saya adalah karena Bunda Cici juga hobby makan. Tentunya ini jawaban asal, tapi ada benarnya juga lho, mungkin karena melihat saya doyan makan, maka Cici juga ikut ketularan.

Makan memang merupakan salah satu tantangan bagi orang tua yang mempunyai anak usia balita. Cerita umum yang sering kita dengar adalah anak yang malas makan, picky eater alias pilih - pilih, hingga ekstremnya adalah anak yang mogok makan dan lebih memilih untuk minum susu. Tentu saja ini adalah hal yang tidak normal, yuk kita sama - sama belajar agar anak Indonesia semua suka makan makanan sehat.

6 - 12 bulan
Belajar dari pengalaman pribadi, ternyata pola makan anak bisa dibentuk dan diajarkan. Pemberian MPASI merupakan titik awal pembentukan pola makan anak. Sangat penting untuk memperkenalkan berbagai macam jenis makanan kepada anak dan hindari fanatisme terhadap jenis makanan tertentu. Kunci dari MPASI adalah kreatifitas Ibu dalam menyajikan makanan. Saat ini banyak tersedia buku  resep MPASI yang mudah dibuat dan bergizi baik. Makanan enak dan sehat itu banyak tersedia di sekitar kita, tidak musti mahal Bu. Bila dirasa ikan Salmon cukup mahal, ganti saja dengan ikan Lele atau Belut. Tidak kalah gizinya dan tentunya hemat di kantong.

Setelah makanan yang sehat dan lezat tersaji, kunci selanjutnya adalah kesabaran Ibu dalam memberikan makan kepada anak. Perkenalkan anak dengan jam - jam makan dan sebisa mungkin jangan ubah kebiasaan ini. Hindari menyuapi anak di taman atau sambil bermain, biasakan anak duduk di kursi makan dan jangan digendong. Anggaran dapur sebaiknya disisihkan untuk membeli high chair untuk membantu anak duduk ketika makan. Duduk di high chair membantu anak untuk mandiri, disiplin dan tentunya menumbuhkan kebiasaan makan yang baik.

makan sendiri, melatih kemandirian
1 - 2 tahun
Menurut saya masa 1 - 2 tahun ini adalah masa - masa sulit, tetapi bukan berarti menyulitkan ya Ibu. Saya pernah membaca sebuah artikel menarik yang menyatakan bahwa sebagian besar anak yang baru bisa berjalan juga merupakan seorang intuitive eater. Pada masa - masa ini anak akan bermain sampai merasa lapar, baru kemudian mencari makanan dan makan. Tentunya ini merupakan tantangan bagi kita. Memang secara alamiah manusia akan makan ketika lapar, jadi sebaiknya jangan paksa anak untuk makan. Prinsip saya : biarkan saja, nanti kalau lapar juga pasti minta makan. Sebaiknya kita sediakan makanan kecil yang disukai anak, buat dalam porsi kecil dan letakkan di tempat yang mudah terjangkau oleh anak. Misalnya buah potong, agar - agar kesukaan atau kue kue kecil. Hargai menu favorit anak, dan tetap sajikan makanan yang bervariasi agar tidak lekas bosan dan gizi terpernuhi.

2 -3 tahun
Usia 2 - 3 tahun ini  merupakan saat yang tepat untuk mengurangi kebiasaan anak minum susu. Cici mulai mengenal susu kotak UHT ketika berusia 1 tahun. Akan tetapi terkadang Cici merasa kenyang dan porsi makanannya berkurang. Saat berusia 2 tahun dan berhenti minum ASI, kami mulai mengurangi porsi susu untuk Cici, dari 3-4 kotak per hari hingga akhirnya hanya 1 kotak per hari. Akibatnya Cici sering merasa lapar dan memilih makan saja. Yakinlah Ibu, bila merasa lapar maka anak akan mengatakannya kepada kita. Kuncinya adalah kesabaran, kesabaran dan kesabaran.

3 tahun ke atas
Anak usia 3 tahun ke atas pada umumnya sudah dapat diajak berkomunikasi dengan baik dan kemampuan motoriknya sudah berkembang pesat. Inilah saat yang tepat untuk melibatkan anak untuk membantu memilih bahan makanan di pasar, memilih menu hingga menyiapkan dan menyajikan bahan makanan. Salah satu kegiatan favorit saya di akhir pekan adalah berbelanja ke pasar tradisional bersama Cici. Di pasar Cici boleh memilih bahan makanan apa saja yang disukainya, juga 1 bonus tambahan makanan kecil favoritnya. Kegiatan berbelanja ke pasar juga sangat disukai  Cici, perlahan kegiatan ini memberikan pengertian kepada Cici mengenai proses bagaimana berbelanja dan mempersiapkan makanan. Cici menjadi lebih menghargai setiap makanan yang ada di meja makan.

Memasak bersama juga merupakan kegiatan yang menyenangkan. Anak - anak biasanya sangat suka bermain tepung, membentuk kue juga memotong - motong sayuran. Bila memungkinkan ajak anak memasak, bagi mereka ini sangat menyenangkan.

Bernyanyi atau yel - yel mengenai makan dan hidup sehat juga merupakan tips jitu untuk mengajak anak suka makan. Saya jadi teringat pada salah satu yel - yel yang diajarkan di sekolah Cici - slogan anak sehat :
Badan sehat, tubuh kuat, pasti pintar
Dan biasanya Cici akan melanjutkan slogan ini dengan berkata : "Bunda, Cici mau makan banyak, biar sehat !".  Ternyata "doktrin" saya selama ini cukup mengena. Memang saya selalu bawel menyuruh Cici makan banyak dengan dalih agar sehat, dan kebetulan Cici mengingatnya dengan baik.

Semoga tips - tips ini berguna ya Ibu. Oiya, ada satu lagi yang penting. Beberapa minggu lalu Cici pulang sekolah dan bercerita mengenai Sitamin kepada saya. Sitamin yang dimaksud Cici itu ternyata vitamin. Kebetulan Cici sedang belajar mengenai anak sehat, dan salah satu cerita Ibu Guru yang diingat Cici adalah mengenai vitamin yang sebaiknya diminum agar badan sehat dan tubuh kuat. Setengah memaksa Cici meminta saya membelikan vitamin. Sebetulnya saya agak malas, saya masih berpendapat anak - anak tidak perlu meminum vitamin selama kebutuhan gizinya telah terpenuhi.

Penasaran saya melakukan riset kecil - kecilan mengenai vitamin untuk anak - anak yang beredar di pasaran. Banyak sekali jenisnya ternyata. Mulai dari yang berkhasiat menambah nafsu makan, menjaga kesehatan, meningkatkan daya ingat, banyak sekali. Ada yang berbentuk tablet, sirup, juga jelly yang pastinya akan disukai anak - anak.

Saya kebingungan memilih dan akhirnya saya mengajak Cici ke apotik, ayo kita pilih saja bersama. Cici sangat senang sekali, akan tetapi setibanya di apotik ia juga kebingungan memilih. Hampir semua vitamin memiliki kemasan yang menarik dan berwarna - warni. Setelah cukup lama melihat - lihat akhirnya Cici memilih sebuah vitamin dengan kemasan berwarna kuning yang menarik - Seven Seas Emulsion. Cici menyukai gambar anak kecil yang ada di kemasan kartonnya.

Seven Seas Emulsion, solusi cerdas untuk anak
Source : www.sevenseas.co.id
Dalam kemasannya tertulis : Seven Seas - Orange Syrup dan Cod Liver Oil. Saya pelajari sebentar dan ternyata Seven Seas ini banyak sekali khasiatnya dan yang terpenting kandungannya alami. 

Seven Seas mengandung DHA yang tinggi : 224 mg per 10ml / 20x lebih banyak dibandingkan produk competitor. Selain itu bahan utamanya adalah minyak hati Ikan Cod yang berasal dari Perairan Atlantik sehingga bebas dari pencemaran. Seven Seas juga mengandung Omega-3 yang membantu pertumbuhan otak, melindungi sel-sel otak, serta memastikan otak dan retina mata bekerja dengan optimal (membantu meningkatkan perkembangan otak). Mengandung vitamin A yang membantu kesehatan mata, memelihara pertahanan terhadap infeksi, ikut menjaga sistem kekebalan tubuh, dan membantu pertumbuhan tulang. Juga mengandung vitamin D yang membantu penyerapan kalsium dan fosfor serta penting bagi kesehatan tulang dan gigi. 

Bonus tambahan tapi pentingnya adalah Seven Seas mengandung sari jeruk asli yang disukai anak - anak, tanpa pengawet dan perasa buatan. Cocok sekali, jeruk adalah buah kesukaan Cici.

Akhirnya saya berubah pikiran, tidak ada salahnya memberikan vitamin kepada anak. Sesuai namanya, vitamin ini bukan yang utama, tetapi penting. Cici akhirnya mempunyai kegemaran baru, minum vitamin agar badan sehat, tubuh kuat dan pasti pintar. Nyam nyam, makan itu memang menyenangkan.

badan sehat, tubuh kuat, pasti pintar
All photos were taken by my husband - Helmy Noermawan, my friend - Akhyar Fikri. Credit is required if you want to use those in yours. Thank you.

Saturday, March 2, 2013

3 years and 8 months

Hari ini Cici tepat berusia 3 tahun dan 8 bulan. Anak Bunda semakin pandai dan baik hati InshaAllah. 

Tidak ada perjalanan yang dilakukan bulan ini. Tetapi Cici mengikuti lomba mewarnai di dekat rumah. Pesertanya cukup banyak, sekitar 100 orang mungkin. Untuk kategori Playgoup sampai SD. Ini adalah pertamakalinya Cici mengikuti lomba mewarnai, pengalaman pertama untuk saya dan Cici.

sebelum lomba
Peralatan yang kami bawa cukup lengkap. Pakde-nya Cici yang cukup sering mendampingi Kakak Saras mengikuti lomba mewarnai memberi saran yang sip. Tetapi mental saya ternyata tidak cukup siap. Dari rumah saya sudah berniat ini adalah lomba iseng - iseng aja untuk Cici. Tidak ada target sama sekali, dan memang Cici sangat suka mewarnai, semangat sekali Cici mempersiapkan crayon dan perlengkapan mewarnai.

Shock pertama saya adalah ketika daftar ulang. Sebelumnya saya sudah mendaftarkan diri via sms dan diberi tahu bahwa pembayaran bisa dilakukan saat hari H. Kami datang tepat waktu dan ternyata antriannya ricuh sekali. 2 panitia dikeroyok oleh para pendaftar, tidak ada antrian dan akhirnya membuat proses mendaftar ulang menjadi lama. Senggol kiri, senggol kanan, rebutan form, bayar pendaftaran, ga ada kembalian, agak rusuh. Karena pada dasarnya saya malas rebutan jadilah diperlukan waktu ekstra hanya untuk mendaftar ulang. Hampir 1 jam Cici menunggu bersama Popo.

Setelah mendaftar kami bergegas ke ruang lomba mewarnai, agak telat dan tempatnya sudah penuh. Cici alhamdulillah kebagian tempat di belakang. Saya persiapkan mejanya dan Cici duduk manis menunggu. Lomba yang sebenarnya baru dimulai sekitar 1 jam kemudian. Untungnya Cici mau duduk manis menunggu, sedangkan saya duduk di belakang.

Saat lomba dimulai kehebohan yang sebenarnya dimulai. Sudah tidak jelas lagi ini lomba mewarnai ibu - ibu atau anak - anak. Ada juga beberapa Ibu yang membiarkan anaknya mewarnai sendiri, tapi lebih banyak lagi yang mewarnai gambar anaknya. Panitia berulang kali menyampaikan peringatan jangan membantu.

Cici mulai tampak bingung, awalnya Cici mau mewarnai, tapi kok ya jadi mogok. Saya hampiri Cici dan bertanya ada apa. Ternyata Cici tidak mau melanjutkan lagi. Saya berusaha membujuk, dari pelan - pelan sampai akhirnya agak emosi (hiks maafkan Cici). Akhirnya Cici mau melanjutkan mewarnai meskipun agak kesal sepertinya.

mewarnai dengan 2 crayon
Setelah Cici selesai mewarnai kami bergegas pulang. Panitianya sampai bingung dan menyarankan kami melihat - lihat lomba peragaan busana di ruang sebelah. Mengintip sebentar dan saya menjadi sedih. Kenapa ya, mereka harus berdandan seperti orang dewasa. Mungkin saya yang naif..maafkan.

Maafkan Bunda ya Cici, sempat emosi dan memaksa Cici mewarnai terus, padahal Cici tidak mau mewarnai lagi. Lain kali kita coba lagi ya.

All photos were taken by my husband - Helmy Noermawan. Credit is required if you want to use those in yours. Thank you.