Pages

Thursday, March 18, 2010

Ketika Baby Cici Doyan Makan


Saat ini usia Cici sudah 8 bulan 3 minggu, berarti hampir 3 bulan Cici mulai memasuki tahapan MPASI alias Makanan Pendamping ASI. Alhamdulillah Cici kemarin lulus sarjana ASI :) Tribute for three of us he he. Banyak deng sebenernya, terutama buat Kakek John yang mengijinkan saya untuk pompa ASI kapanpun juga. Kalau bisa dibilang : BP is the best deh untuk urusan ini, waktu yang flexible, lactation room yang representative dan yang terutama BP sangat mendukung Ibu bekerja yang menyusui anaknya sampai 2 tahun.

Alhamdulillah Cici termasuk anak yang doyan makan, setiap jenis makanan apapun dengan senang hati dilahap. Jadinya pengorbanan bangun tiap hari jam 4 pagi untuk menyiapkan makanan Cici terasa ringan. Yup, saya berusaha untuk memberikan MPASI homemade untuk Cici. Mengapa ? karena makanan yang dibuat sendiri tentunya lebih sehat, murah dan pastinya terjaga kebersihan dan kualitas gizinya, bebas gula garam, bebas pengawet maupun bahan - bahan kimia lainnya.

Buat para Ibu dan calon Ibu, berikut list panduan MPASI yang sangat berguna, trust me :)

1. Milis mpasirumahan : joint di sini deh, banyak ilmu bermanfaat dan pastinya sharing dan curhat sesama Ibu yang juga heboh mempersiapkan MPASI homemade.

2. Milis gizibayibalita : asuhan Bapak Wied Harry, pakar kuliner sehat yang terkenal itu lho, kita bisa sharing dan bertanya tentang variasi makanan yang sehat dan juga resep - resep obat tradisional

3. www.wholesomebabyfood.com : situs keren untuk panduan mengenai MPASI, contoh menu makanan, resep dan tips tips menarik

4. Buku Variasi Makanan Sehat Bayi : karangan Pak Wied Harry juga, ini sekarang jadi buku pintar Bunda-nya Cici he he

Mudah - mudahan Cici tetep doyan makan, Bunda dengan senang hati memasak untuk Cici. Tetap sehat ya sayang.

Tuesday, March 2, 2010

Happy 8 Mos Baby Cici


Hari ini usia Baby Cici 8 bulan. Alhamdulillah..Bunda memenuhi janji untuk menuliskan cerita Cici :)
Minggu kemarin Cici baru kunjungan lagi ke Pak Dokter Syarif di RS Permata, imunisasi DPT-HIB-Polio 4. Tamat sudah, tinggal imunisasi ke 5 tahun depan dan Campak akhir bulan Maret ini. Berat Cici 8.1 kg dan tingginya 69.5 cm. Ngga nambah dari bulan kemarin, tapi sepertinya Suster di RS Permata agak salah ngukur, soalnya Cici ga mau diam selama ditimbang dan diukur...seperti biasa.


Cici sekarang udah tambah pinter merangkak, di kasur udah jago..kalau ditaruh di lantai dalam hitungan sekejap langsung merangkak kesana kemari. Duduk sendiri makin hobi, kalau bangun tidur sekarang langsung duduk, toleh kiri kanan dan senyum - senyum..luthuna he he. Waktu berdiri Cici juga makin bertambah, kalau dulu dalam hitungan 10 detik, sekarang udah bisa sampai 30 detik, ditambah tepuk tangan kegirangan.
Soal tepuk tangan sekarang Cici udah punya lagu kebangsaan sendiri, tiap tangannya mulai tepuk - tepuk kita nyanyiin lagu Pok Ame Ame Belalang Kupu - kupu..dijamin tepuk tangannya tambah lama dan Cici senyum - senyum :)

Tribute for Kakek Pramugara di pesawat yang ngajarin Cici bye - bye, shake hand dan give me five. Sekarang Cici dah lancar jaya, Cici mau salaman kalau Bunda pergi, dadah dadah juga.

Soal makan juga menyenangkan, alhamdulillah Cici ga ada masalah sama sekali. Sekarang udah makan tiga kali sehari, air jeruk, alpukat, bubur gasol campur ayam, semua sayuran dan semua buah - buahan..like mother like daughter :)

O iya, hari Sabtu tanggal 27 February kemarin Cici digundulin lagi yang kedua, sekarang jadi bulet kaya Shaolin.

Selamat ulang bulan ya anakku..semoga sehat selalu, tambah pinter, jadi anak sholehah.

Saturday, February 6, 2010

7 Bulan 4 Hari


usiamu saat ini Nak. Baby Cici alhamdulillah dalam keadaan sehat. Bundanya Cici yang sok sibuk ini lagi - lagi ingkar janji :(. Telat menuliskan kembali tumbuh kembang Cici. Terakhir Bunda menulis bulan November tahun kemarin, Cici masih usia 4 bulan 1 minggu. Sudah selang satu tahun.

Sudah banyak cerita baru tentang Cici, Bunda coba tuliskan perkembangan Cici setiap bulan ya. Mudah - mudahan tidak ada yang terlewat.

Desember 2009 - Cici usia 5 bulan, guling dan tengkurap sudah sangat mahir, beberapa kali sudah mulai mencoba merangkak, duduknya juga tambah jago, bangun tidur langsung duduk. Mainan favoritnya remote tv, ipod Popo dan laptop. Remote dan ipod untuk dimakan, kalau laptop untuk latihan drumband. Jadwal tidur Cici tiap hari masih teratur. Jam 8 bobo malam, dan bangun jam 4 pagi. Minum ASI-nya tambah banyak tentunya, dan alhamdulillah tetap jarang menangis..so sweet Cici. Berat Cici bulan ini 6.8 kg dan panjangnya 67 cm, imunisasinya tetep di Permata dengan dr. Syarif. Nah bulan Desember ini Cici pergi camping di Situ Gunung bersama Popo dan Bunda. Nampaknya Cici suka sih..semoga seterusnya :). Cici mulai mainan buku kain, awalnya sih seneng, tapi kok lama kelamaan bukunya Cici makan ya..hmmm itu kan bukan makanan Nak.

Januari 2010 - Cici usia 6 bulan, alhamdulillah lulus Sarjana ASI ya Nak. Cici mulai makan, makanan pertama Cici bubur pisang buatan Bunda, alhamdulillah doyan banget. Duduk di kursi, pakai slaber, disuapin..nyam nyam lahap sekali. Pokonya ga susah nyuapin Cici. Makin aktif aja gerakannya..guling kiri kanan, maju depan belakang, duduk, dan beberapa kali mencoba berdiri di jendela. Akhir bulan kemarin Cici malah sudah bisa berdiri sendiri..hu hu hati - hati ya Nak..jangan terlalu memaksakan diri. Sekarang Cici sudah sangat baik merespon kalau kita ajak ngomong, hoby senyum - senyumnya sih tetep..ga pernah ilang. Ga pernah takut dengan orang baru..pasti ngajak senyum duluan terus. Bulan ini Cici pertama kali naik pesawat, alhamdulillah lagi - lagi ga ada hambatan. Cici baiiiiiiiiiikk banget selama di pesawat, bobo manis di bassinet atau bobo manis sama Bunda. Hobby barunya sun pipi kiri kanan..kalau dibilang : Cici sayang Bunda..pasti deh langsung sun pipi kanan kiri. Selain itu hobby baru Cici  tepuk tepuk badan sendiri he he..kayanya ini merhatiin Popo yang suka nepuk-nepuk Cici biar cepat tidur. Buka kaos kaki dan sepatu makin pinter, maksudnya makin ga betah dipakein sepatu dan kaos kaki, pasti semua dibuka he he. Gigi Cici belum tumbuh, tapi kayanya bentar lagi nih. Gigit segala macam udah makin pinter, teether, remote, semua yang bisa dimakan. Berat Cici awal bulan ini 7. 2kg dan panjangnya 69 cm, agak langsing tapi ga papa deh yang penting Cici sehat ya.

Sekian dulu cerita Cici, Bunda mau belajar..besok ujian :)

Friday, February 5, 2010

San Antonio


You would have seen this city in the movie "Miss Congeniality" with Sandra Bullock. It is about three hours away from Houston driving due west and is a really unusual place to visit. 

It is not a typical of American city. The city is very romantic. The River Walk (Paseo Del Rio) is 20 feet below street level and steps from the famed Alamo. Aside the meandering San Antonio River, stone pathways connect shops, restaurants, hotels and museums with a blend of historic and modern architecture that resonates the depth of this centuries-old metropolis. Among these walkways, commerce meets culture with the sounds of mariachis serenading diners and river taxis carrying guests across the spring-fed river that has attracted people to this region for centuries. 

We had spent less than 5 hours in San Antonio last January. It was far from enough but we had a wonderful time. Walking through the river, visiting the Alamo and we can feel the beauty of this city. 

Alamo
At the end, the dinner was so good, hot and spicy from very nice Spanish Restaurant close to the river. Hot chocolate and vegetarian buritos for me and amazing size of beef steak for him :)

Definitely will be back some day.

All photos were taken by my husband - Helmy Noermawan. Credit is required if you want to use those in yours. Thank you.

Tuesday, December 22, 2009

You Feel Up My Senses


Setelah hampir 1.5 tahun pensiun akhirnya kami kembali lagi..kali ini tidak berdua saja, tapi ada seorang gadis kecil ikut bersama kami.

Rencana dadakan akhir minggu kemarin, ingin memperkenalkan Baby Cici dengan hijaunya rumput, birunya langit, dinginnya malam hingga udara segar pegunungan yang sudah langka di lingkungan rumah kami.

Terimakasih ya Allah, untuk keluarga kecil kami…

you feel up my senses, like a night in a forest…like a mountain in spring time, like a walk in the rain…like a storm in the desert, like a sleepy blue ocean..you feel up my senses, come feel me again
baby Cici goes camping for the 1st time, Situ Gunung 20 December 2009
19 – 20 Desember 2009, Situ Gunung – Sukabumi, camp tepat di pinggir danau, alhamdulillah ngga hujan dan tampaknya Baby Cici juga senang

Saturday, November 14, 2009

Ketika Baby Cici Berenang


Hari Jumat tgl 13 November kemarin kami bertiga pergi berenang. Dari pagi udah sibuk mau berangkat, padahal kolam renangnya dekat saja, masih di dalam kompleks. Saya baru nyadar kalau Cici belum punya pelampung. Akhirnya dapat pinjeman dari Kakak Salsa..hore Cici jadi berenang.

Jam 9 pagi kami sudah tiba di kolam. Untungnya sepi karena hari Jumat. Hanya ada serombongan anak – anak TK yang lagi berenang sama gurunya. Cici kami coba di kolam anak, ternyata Cici suka..kecipak – kecipak menggunakan pelampungnya. Akhirnya kami coba lagi Baby Cici di kolam besar..kolamnya emang beneran besar dan dalam, ukuran Olympic. Dan Cici ternyata tetap suka he he.

Sejak itu kami rutin membawa Cici berenang, menyalurkan keinginan Cici yang kalau mandi selalu kecipak – cipuk gaya bebas. Basah kemana – mana.Biar puas kita bawa Baby Cici berenang ke kolam..hore.

Nah penasaran juga jadinya pengen tahu manfaat positif membawa bayi berenang. Nanya – nanya ke Mbah Google dan akhirnya nemu sebuah tulisan bagus di sini.

Kutipannya saya copy di sini yah..semoga berguna =)

Hasil penelitian di Melbourne , Australia , menunjukkan, secara statistis IQ anak-anak yang diajarkan berenang sejak bayi lebih tinggi ketimbang anak-anak yang tak diajarkan berenang atau diajarkan berenang setelah usia 5 tahun. Anak-anak tersebut diukur IQ-nya ketika mereka berusia 10 tahun. Tak hanya itu, pertumbuhan fisik, emosional dan sosialnya pun lebih baik.

Penelitian lain menunjukkan, bayi lebih gampang diajarkan berenang ketimbang orang dewasa, karena bayi tak pernah memiliki faktor X semisal bahaya. Bukankah bayi belum mengerti bahaya? Lagi pula, bayi sangat menyukai air sehingga ia pun akan suka diajak berenang. Nah, hal ini membuatnya jadi lebih mudah belajar berenang.

Selain itu, bayi baru lahir hingga usia 3 bulan bisa langsung nyemplung ke dalam air tanpa takut tenggelam, karena pada usia tersebut, ia memiliki refleks melangkah yang banyak kegunaannya untuk berenang. “Refleks melangkah merupakan salah satu refleks yang menyertai bayi seperti halnya refleks menggenggam dan refleks berjalan,” jelas Dr. Karel Staa dari RS Pondok Indah, yang juga mantan perenang pemegang rekor 200 meter gaya dada pada 1960-1962.

Jadi, bila kita meletakkan bayi usia di bawah 3 bulan di dalam air, secara otomatis ia akan menggerak-gerakkan kakinya menyerupai paddle dog sehingga tak tenggelam. Bisa dikatakan, pada usia di bawah 3 bulan bayi sudah bisa berenang dengan gaya primitif. Bukan berarti setelah usia tersebut, bayi tak bisa berenang lagi, lo. Kendati refleksnya sudah menghilang, ia tetap bisa melakukan gerakan berenang walaupun tak terorganisir atau acak-acakan. Soalnya, dengan ada gaya gravitasi, ia merasa ditekan dari bawah air sehingga ia bisa mengambang. Ia pun jadi senang.

Apalagi sejak di perut ibu, bayi sebenarnya juga sudah berenang dalam air ketuban selama 9 bulan. Setelah lahir, kemampuannya berenang tinggal ditingkatkan saja. Bahkan, saking populernya berenang ini, di luar negeri sampai ada proses melahirkan yang dilakukan di dalam air, lo. “Secara medis, hal ini tak akan menimbulkan masalah karena merupakan proses alami.” Jadi, tak ada alasan lagi untuk ragu-ragu mengajak si kecil berenang, ya, Bu-Pak.

HARUS AMAN

Yang penting diperhatikan, ketika berenang bayi harus merasa aman dan memang harus ada pengaman. Jadi, orang tua harus mendampinginya. Ini syarat mutlak, lo. “Jika orang tua sama-sama masuk ke dalam air dan sama-sama berenang dengan bayi, maka selain merasa aman, bayi pun bisa merasakan ada respon dari orang tua,” tutur Karel.

Disamping, dengan orang tua mendampingi juga bisa bermain dengan bayi sehingga ada interaksi antar manusia. “Ini merupakan salah satu keunggulan berenang.” Coba bandingkan kala bayi baru belajar duduk atau berjalan, apakah orang tua akan mendampingi dan melakukan gerakan yang sama terus menerus dengan anak? Kan , enggak. “Nah, berenang lain. Mereka sama-sama masuk air, sama-sama berenang sehingga rasa enjoy-nya lebih. Ini akan berguna untuk perkembangan psikologis anak.” Itulah mengapa, kedua orang tua sebaiknya ikut bersama bermain di dalam air.

Tentunya, berenang juga berguna untuk pertumbuhan. “Motoriknya berkembang lebih pesat ketimbang ia hanya bermain di lantai.” Bukankah saat berenang, semua otot bekerja? Nah, kalau di lantai, hanya otot-otot tertentu saja yang bekerja. Apalagi jika ibu memberikan baby walker sehingga bayi jadi terbiasa berjalan dengan alat itu. Akhirnya, gerakan-gerakan ototnya jadi terbatas karena hanya otot-otot tertentu saja yang bekerja.

PERHATIKAN KEBERSIHAN AIR
Nah, kini Ibu-Bapak semakin mantap, kan , mengajak si kecil berenang? Tapi berenangnya di rumah saja, ya, kalau usia si kecil masih di bawah 6 bulan, agar bisa mengontrol kebersihan dan suhu airnya. Jangan lupa, di usia ini enzim pencernaan bayi belum matang. Jadi, kalau ia secara tak sengaja menelan air yang tak bersih kala berenang, bisa mengakibatkan mencret, muntah, dan sebagainya.

Bukan berarti di rumah harus ada kolam renang, lo. Toh, banyak benda yang bisa dijadikan sebagai pengganti kolam renang seperti bak mandi, ember besar, bathtub, dan lainnya. Nah, biasakan bayi bermain di situ. “Sebenarnya, ketika bayi tengah mandi atau bermain air merupakan salah satu cara mengenali atau menghayati air pada anak,” tutur Karel.

Setelah bayi berusia 6 bulan ke atas barulah bawa ia ke kolam renang terbuka atau umum. “Tapi harus pilih, ya. Mungkin di Indonesia masih sulit karena kita, kan , enggak punya kolam berenang khusus bayi. Bahkan kebanyakan kolam renang di Jakarta , air yang dipakai itu-itu saja, muter saja di situ. Diputarnya pakai mesin lalu ditambahkan kaporit dan daun-daun atau kotorannya diangkat; sebulan sekali baru diganti.” Hal ini dikarenakan sulitnya sumber air di Jakarta. Lain dengan di kota pegunungan seperti Bogor dan Cibodas, “mereka memiliki kolam renang yang airnya mengalir”.

Jadi, bila mau membawa bayi berenang di kolam renang umum, pilih waktu yang tepat, yaitu ketika kolam renang masih dalam keadaan bersih; biasanya di waktu pagi. “Suhunya juga harus disesuaikan, sebaiknya jangan lebih dari 31 atau 32 derajat celcius.” Khusus untuk bayi usia satu bulan pertama, suhunya 34-35 derajat celcius.

Kebersihan lain yang harus diperhatikan ialah kaporitnya, “jangan terlalu jenuh, karena kaporit bisa mengakibatkan iritasi kulit, mata, dan lainnya.” Ukuran kaporit yang ditetapkan untuk anak adalah 6-8 ppm. Hati-hati, lo, Bu-Pak, jika bayi sudah merasa trauma karena matanya perih, misal, selanjutnya akan jadi kendala.

UNTUK REKREASI

Yang perlu diingat, jangan sampai orang tua mengajak bayi berenang untuk mengejar prestasi karena tujuan utamanya adalah rekreasi. Beberapa asosiasi kedokteran anak di luar negeri malah mengatakan, berenang pada anak usia di bawah 4 tahun jangan dijadikan tujuan untuk mengejar prestasi. Di atas usia itu barulah orang tua bisa mengajarkan gaya-gaya berenang yang ditargetkan untuk prestasi.

Dalam bahasa lain, bayi berenang hanya untuk fun. “Mulai usia setahun bolehlah diarahkan pada prestasi, tapi tidak dengan cara ditekan,” ujar Karel. Misal, setiap hari harus berenang 50 meter bolak-balik. Soalnya, di usia tersebut ia baru bisa mengikuti gerakan-gerakan renang yang dilakukan orang tuanya. Sama halnya dengan bayi usia setahun yang suka marah-marah karena melihat orang tuanya yang suka marah-marah, begitu pula berenang. “Kalau orang tua suka berenang dengan gaya yang cukup baik maka ia pun akan mengikuti.”

Jadi, ajak si kecil berenang untuk kesehatannya lebih dulu, ya, Bu-Pak. Soal gaya renang akan mengikuti secara otomatis bila ia sudah menyukainya. Jangan lupa, ketika mendampinginya, Ibu-Bapak juga harus fun, lo, bukan lantaran terpaksa.

PERIKSA DULU KONDISI BAYI

Sebelum mengajak si kecil, Ibu-Bapak perlu memeriksakan kondisi fisiknya ke dokter. Pasalnya, ada beberapa bayi yang tak boleh melakukan aktivitas renang semisal bayi yang memiliki kelainan, seperti kelainan jantung bawaan.

Sementara bayi prematur atau memiliki berat badan rendah ketika lahir, menurut Karel, bukan pantangan untuk diajak berenang. “Bayi prematur, kan , lahirnya kurang bulan tapi dengan berjalan waktu ia akan mengejar ketinggalannya sehingga beratnya akan bertambah.” Jadi, meski waktu lahir ia sempat tertinggal di belakang, namun pada titik tertentu ia akan bisa mengejar. Begitu pula bayi yang memiliki berat badan rendah.

Hal lain yang harus diperhatikan ialah:

* Satu jam sebelum berenang, bayi harus sudah makan atau minum. Jangan ajak bayi berenang dalam keadaaan kekenyangan atau begitu makan langsung diajak berenang. Jangan pula mengajaknya berenang dalam keadaan lapar karena dikhawatirkan ia akan minum air kolam.

* Lama berenang paling efektif adalah setengah jam karena bayi perlu dijaga daya tahan tubuhnya atau dijaga agar tak bosan karena kelamaan.

* Orang tua juga perlu mempelajari pertolongan pertama, sehingga bila terjadi sesuatu yang tak dikehendaki bisa segera memberikan pertolongan pertama karena sudah tahu caranya.

BERENANG BISA BIKIN TINGGI, LO

Karena dengan berenang, motorik bayi akan aktif semua. Nah, dengan adanya aktivitas motorik akan merangsang pertumbuhan secara tak langsung, baik fisik maupun psikologis. “Lihat saja perenang yang baru mulai ketika berusia 20 tahun dan yang sudah mulai sejak kecil. Pasti perbandingan tingginya berbeda,” kata Karel. Atau, perenang tahun 60-an dibandingkan para perenang sekarang, “pasti lebih tinggi juara renang yang sekarang karena mereka start-nya lebih awal.” Satu lagi keuntungan berenang sejak kecil, ya, Bu-Pak.

MEMILIH BAJU RENANG

Bayi juga perlu pakai baju renang, lo, meskipun alasannya bukan medis tapi lantaran kebiasaan saja. Nah, dalam memilih baju renang, saran Karel, pilih yang tak menghambat geraknya. “Hindari baju yang gombrong karena bila masuk air, baju ini akan menggelembung sehingga menghambat gerak bayi.” Kalau sudah begitu, bisa-bisa si kecil jadi tak suka berenang atau lebih parah lagi ia akan trauma.

TRAUMA BERENANG

Kalau si kecil sampai trauma, saran Karel, sebaiknya berenang dihentikan dulu. “Ajak bayi bermain di darat.” Kalau ia tetap rewel, bawa pulang. Toh, lain hari bisa dibawa lagi. Jangan jadikan berenang sebagai suatu paksaan.

Nah ternyata banyak sekali manfaat bayi berenang kan. Asikkkkk tambah semangat ngajak Cici ke kolam. Jadi ingat kalau Cici kan lahir di air, pantesan jadinya suka banget main air.

O iya kalau mau lihat video bayi berenang banyak sekali di youtube, ini salah satunya : http://www.youtube.com/watch?v=BoWcasHQrEU&feature=related

Saturday, November 7, 2009

4 Bulan 1 Minggu


4 bulan 1 minggu usia Cici sekarang. Dan tepat satu bulan Bundanya Cici kembali bekerja.Cici di rumah dan minum susu Bunda dari botol . Tapi Cici manissssssssssss dan manis sekali. Ngga pernah ngerepotin, jarang menangis, ramah, selalu tersenyum dan sekarang sudah bisa ketawa lebar sekali.

Alhamdulillah sampai sekarang Cici masih ASI ekslusif walaupun pakai ++ plus air sabun yang diminum Cici kalau mandi. Bunda di kantor kerja bakti, sekarang jarang banget ikutan acara sarapan pagi bersama geng sarapan di Mie Lenteng. Jam 6.45 sampai kantor, baca email sampai jam 7, kerja sampai jam 8, mompa 45 menit, kerja, jam setengah 12 makan siang, mompa plus sholat, kerja, jam 4 sholat Ashar plus mompa lagi sampai jam 5. Tiga kali sehari mompa susu biar Cici bisa minum kenyang, biar bisa bawa oleh – oleh susu yang banyak. Beruntung kali ini punya bos kaya John Petler yang ternyata perhatian sekali he he.

Cici minum dari dotnya pinter, ga nyusahin. Pakai dot apa aja mau. Beberapa minggu terakhir mulai belajar megang dotnya sendiri. Walaupun hasil akhirnya belepotan ke pipi kanan dan pipi kiri. Pulang kantor langsung nempel Bunda..minum sepuasnya .

Gadis kecil bunda yang cantik sudah bisa tengkurap dan guling – guling dengan aktif. Wuih pokonya sudah ngga bisa ditinggal lagi, pasti udah guling kiri dan kanan. Makanya sekarang Cici agak langsing, karena Cici sudah aktif bergerak.

Hobby-nya tetep sama, baca koran bersama Bunda dan membalikkan halaman buku yang dibaca Bunda he he. Ngga papa deh, yang penting Cici senang. Positif ga doyan Baby TV, kalau Bunda puterin cueknya bukan main. Giliran Popo nyetel National Geographic malah duduk anteng dengan manis. Ngga papa juga, yang penting Cici bahagia.

Nah sebelum lupa, ini dia tumbuh kembang Cici..update dari bulan Agustus kemarin. Yang pasti tetap syukur alhamdulillah, dan semoga Cici sehat selalu.

September

5 : Imunisasi DPT/HIB/Polio 2. Panjang 61.5 cm dan berat 5.9 kg. Kali ini resmi Cici pindah dokter ke rumah sakit dekat rumah. Kali ini Dokternya Cici namanya dr. Syarif, di RS Permata Cibubur. Dokternya baik juga, dan mau menjawab pertanyaan kita. Sayangnya pasiennya banyak sekali
18 : Cici ikut kami mudik ke rumah Nenek, Kakek dan Eyang di Bandung. Selama di jalan Cici manis, lihat – lihat pemandangan atau tidur dengan pulas
20 : Cici lebaran pertama kali, ikut Bunda dan Nenek sholat Ied dilapangan. Anak baik ga nangis selama sholat
24 : Cici tengkurap sendiri untuk pertama kali, umurnya 2 bulan dan 3 minggu. Sore – sore, Popo lagi pergi. Untung sempat direkam. Selamat ya Cici..alhamdulillah
29 : Cici ke Posyandu di rumah Nenek  . Pertama kalinya Cici ke Posyandu nih he he, kebetulan tiap tanggal 29 di dekat rumah Nenek ada Posyandu. Jadi sekalian aja kesana timbang badan Cici, kali ini berat 6.3 kg dan panjang 65 cm.

Oktober
6 : Hari pertama Bunda bekerja, Cici sempat ngambek ga mau minum susu dari botol. Tapi alhamdulillah mau juga
24 : Cici ke Bandung lagi, jalan – jalan terus. Ada pengajian haji di rumah Nenek
30 : Cici masih jalan – jalan terus, ke Bandung lagi. Popo Bunda udah teler kecapean tapi alhamdulillah Cici tetap sehat

Minggu ini jadwal Cici imunisasi lagi, penasaran juga pengen tahu berat dan panjang Cici berapa. Soalnya keliatannya Cici udah gede banget, sering dikira anak umur 6 bulan.